News & Updates

Ketersediaan Sanitasi dan Air Bersih Sekolah: Syarat Mutlak PGRI Sebelum Program MBG Berjalan

Ketersediaan Sanitasi dan Air Bersih Sekolah: Syarat Mutlak PGRI Sebelum Program MBG Berjalan JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) merilis pernyataan sikap resmi mengenai Standardisasi Sarana Sanitasi dan Kelayakan Air Bersih Sekolah sebagai syarat mutlak (conditio sine qua non) sebelum pengoperasian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh satuan pendidikan. PGRI menilai bahwa mendistribusikan jutaan porsi makanan harian ke sekolah yang belum memiliki akses air bersih dan toilet layak adalah langkah berisiko tinggi yang berpotensi memicu timbulnya wabah penyakit pencernaan, kontaminasi mikroba, hingga kasus keracunan pangan massal. PGRI mendesak Kementerian Pendidikan, Dasar, dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian…

Read More

Mitigasi Risiko Hukum Program MBG: LBH PGRI Siap Dampingi Guru dan Kepala Sekolah

Mitigasi Risiko Hukum Program MBG: LKBH PGRI Siap Dampingi Guru dan Kepala Sekolah JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) melalui Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI mengumumkan kesiapan penuh untuk memberikan perlindungan dan pendampingan hukum bagi seluruh guru, wali kelas, dan kepala sekolah di Indonesia terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengumuman ini dikeluarkan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya penjeratan hukum, sengketa perdata, intimidasi dari pihak ketiga, maupun tindakan kriminalisasi terhadap pihak sekolah apabila terjadi gangguan atau masalah teknis operasional logistik pangan. PGRI menegaskan bahwa tanggung jawab teknis, higienitas, dan mutu pangan berada…

Read More

Cyber-Bullying terhadap Guru: Haruskah guru memiliki perlindungan hukum khusus dari perundungan online oleh siswa/orang tua?

Fenomena cyber-bullying terhadap guru merupakan sisi gelap dari digitalisasi pendidikan. Jika dulu konflik antara guru dan siswa/orang tua terjadi di ruang tertutup, kini perundungan berpindah ke ruang digital yang bersifat viral, permanen, dan destruktif bagi kesehatan mental serta karier seorang pendidik. Berikut adalah analisis mengenai urgensi perlindungan hukum khusus bagi guru dari perundungan daring: 1. Karakteristik Spesifik Cyber-Bullying terhadap Guru Perundungan daring terhadap guru memiliki dampak yang berbeda dibandingkan perundungan antar-siswa: Pembunuhan Karakter Profesional: Unggahan negatif mengenai cara mengajar atau kepribadian guru di media sosial dapat merusak reputasi profesionalnya secara instan, yang berdampak pada sulitnya guru tersebut mendapatkan kepercayaan di…

Read More

Kedaulatan Data Guru: Sejauh mana keamanan data pribadi dan kinerja guru dalam sistem aplikasi pemerintah?

Isu kedaulatan data guru menjadi krusial seiring dengan kewajiban penggunaan berbagai platform digital (Dapodik, PMM, e-Kinerja, hingga SIAGA). Ketika seluruh riwayat hidup, sertifikasi, hingga capaian kinerja harian tersimpan dalam peladen (server) terpusat, muncul pertanyaan besar mengenai siapa yang sebenarnya menguasai data tersebut dan seberapa aman ia dari eksploitasi. Berikut adalah analisis mengenai kedaulatan dan keamanan data pribadi guru dalam ekosistem digital pemerintah: 1. Kerentanan Data di Balik Integrasi Sistem Pemerintah sedang mengupayakan “Satu Data Pendidikan”, namun integrasi ini memiliki risiko titik kegagalan tunggal (single point of failure). Risiko Kebocoran Data: Data pribadi guru mencakup informasi sensitif seperti NIK, alamat rumah,…

Read More

Meneguhkan Persatuan Guru melalui Peran PGRI

Meneguhkan persatuan guru melalui PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) bukan sekadar upaya berkumpul secara formal, melainkan strategi unifikasi kekuatan untuk menghadapi tantangan profesi yang semakin kompleks. Di tahun 2026, persatuan ini menjadi perisai utama dalam menghadapi disrupsi teknologi $AI$, beban administrasi digital, dan risiko hukum dalam mendidik. Berikut adalah pilar-pilar strategis PGRI dalam meneguhkan persatuan pendidik Indonesia: 1. Unifikasi Status: Menghapus Sekat “Kasta” Pendidik Persatuan sejati lahir dari rasa setara. PGRI berperan penting dalam menyatukan identitas guru tanpa memandang status kepegawaian. Satu Korps (ASN, P3K, Honorer): PGRI menjadi wadah yang memperjuangkan agar guru honorer dan P3K memiliki akses pengembangan profesi…

Read More

PGRI sebagai Rumah Besar Perjuangan Guru Indonesia

PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) bukan sekadar organisasi profesi; ia adalah “Rumah Besar” tempat jutaan guru bersandar, berlindung, dan berjuang. Di tahun 2026, fungsi PGRI sebagai rumah perjuangan menjadi semakin krusial di tengah disrupsi teknologi $AI$, perubahan status kepegawaian, dan meningkatnya risiko kriminalisasi guru. Sebagai rumah besar, PGRI menyatukan visi tanpa memandang kasta kepegawaian, memastikan bahwa setiap “penghuninya” memiliki hak dan martabat yang sama. 1. Atap Perlindungan: Keamanan dalam Menjalankan Profesi Di dalam rumah ini, perlindungan hukum adalah prioritas utama. Guru tidak akan bisa berjuang mencerdaskan bangsa jika mereka merasa terancam di ruang kelas sendiri. LKBH (Lembaga Konsultasi dan Bantuan…

Read More

PGRI dan Upayanya Menjaga Ketertiban Hubungan Kerja Pendidikan

PGRI dan Upayanya Menjaga Ketertiban Hubungan Kerja Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan organisasi profesi yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban hubungan kerja di bidang pendidikan. Hubungan kerja yang tertib dan harmonis antara guru, tenaga kependidikan, kepala sekolah, serta pemangku kebijakan sangat diperlukan untuk menciptakan iklim pendidikan yang kondusif. Melalui berbagai peran dan fungsinya, PGRI berupaya memastikan hubungan kerja di lingkungan pendidikan berjalan sesuai dengan prinsip profesionalisme, keadilan, dan saling menghormati. Salah satu upaya PGRI dalam menjaga ketertiban hubungan kerja pendidikan adalah melalui penegakan kode etik profesi guru. Kode etik menjadi pedoman bagi guru dalam bersikap dan bertindak…

Read More

Kontribusi PGRI dalam Membangun Lingkungan Kerja Guru yang Sehat

Kontribusi PGRI dalam Membangun Lingkungan Kerja Guru yang Sehat Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) memiliki peran penting dalam membangun lingkungan kerja guru yang sehat, kondusif, dan profesional. Lingkungan kerja yang sehat tidak hanya mendukung kesejahteraan guru secara fisik dan mental, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan peserta didik. Melalui berbagai fungsi organisasi, PGRI berkontribusi dalam menciptakan suasana kerja yang aman, adil, dan saling menghargai di lingkungan sekolah. Salah satu kontribusi utama PGRI adalah menjaga hubungan kerja yang harmonis antar guru dan antara guru dengan pihak manajemen sekolah. PGRI mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka, saling menghormati, dan kerja…

Read More

Vihaan Foundation Skill Development

Skilling at Vihaan Foundation

India’s transition to one of the largest and fastest growing global economies during the last decade has been a remarkable phenomenon. In order for India to sustain and accelerate its growth trajectory, an environment for sustained and continuous skill development of its workforce to address the employability gap has become a critical imperative.

Read More