Ketersediaan Sanitasi dan Air Bersih Sekolah: Syarat Mutlak PGRI Sebelum Program MBG Berjalan
JAKARTA – Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) merilis pernyataan sikap resmi mengenai Standardisasi Sarana Sanitasi dan Kelayakan Air Bersih Sekolah sebagai syarat mutlak (conditio sine qua non) sebelum pengoperasian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh satuan pendidikan. PGRI menilai bahwa mendistribusikan jutaan porsi makanan harian ke sekolah yang belum memiliki akses air bersih dan toilet layak adalah langkah berisiko tinggi yang berpotensi memicu timbulnya wabah penyakit pencernaan, kontaminasi mikroba, hingga kasus keracunan pangan massal.
4 Syarat Mutlak Sarana Sanitasi Sekolah Versi PGRI
1. Ketersediaan Air Bersih Mengalir Berkelanjutan (Continuous Clean Water Supply)
PGRI menetapkan bahwa setiap sekolah penerima MBG wajib memiliki pasokan air bersih mengalir yang teruji bebas dari pencemaran bakteri (seperti E. coli) dan zat kimia berbahaya. Air bersih ini sangat vital untuk kegiatan pembiasaan cuci tangan pakai sabun (CTPS) sebelum dan sesudah makan, serta pembersihan sarana makan siswa.
2. Fasilitas Wastafel Cuci Tangan Proporsional (Ratio-Based Handwashing)
3. Toilet Sekolah Layak dan Higienis Berstandar Kesehatan
PGRI menuntut perbaikan masif atas toilet sekolah yang rusak. Kelayakan toilet—mencakup kecukupan pasokan air, sistem pembuangan limbah (septic tank) yang terstandar, serta rasio toilet yang sesuai jumlah siswa—adalah benteng utama untuk mencegah penularan penyakit berbasis lingkungan (water-borne diseases) saat program konsumsi massal berjalan.
4. Pengelolaan Limbah Sisa Pangan dan Trash Management Mandatori
Pelaksanaan MBG menghasilkan limbah sisa makanan (food waste) dan sampah kemasan secara masif setiap harinya. PGRI menuntut agar pengelola program BGN menyediakan tempat sampah tertutup terpisah (organik dan anorganik) di setiap sekolah serta menjamin penangkatan sampah harian oleh kurir/vendor, sehingga sekolah tidak berubah menjadi tempat penumpukan sampah yang mengundang lalat dan aroma tidak sedap.
Matriks Evaluasi Kesiapan Sanitasi Sekolah vs. Tindakan PGRI
“Pemberian makanan bergizi tanpa dukungan air bersih dan sanitasi yang layak ibarat membangun rumah di atas tanah bergoyang. Pemerintah wajib membereskan infrastruktur dasar sanitasi sekolah terlebih dahulu agar niat baik pemenuhan gizi tidak berubah menjadi bencana kesehatan bagi anak-anak kita.” — Pengurus Besar PGRI.
